Kembangkan Aplikasi SIMPUL, Universitas Hamzanwadi Kerja Sama Dinas Perdagangan

aplikasi.jpg

Tim Pusat Studi Ekonomi, Statistik dan Teknologi Informasi (PSESTI) Universitas Hamzanwadi bersama Tim Pengembang Aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Pemetaan Usaha Lokal (SIMPUL) menyerahkan CD yang bersisi aplikasi SIMPUL dan buku manual kepada Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Fathurrahman, M.Si.

Kepala PSESTI Universitas Hamzanwadi, Dr. Muhamad Ali, M.Si mengatakan, aplikasi SIMPUL merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk memudahkan penyediaan data UMKM dan IKM berdasarkan kategori produk, komoditas, dan juga sebaran berdasarkan wilayah, luas lahan, total produksi sampai pada akses pasar.

“Pengembangan Aplikasi SIMPUL bertujuan untuk menjadi pangkalan data bagi seluruh UMKM, IKM di seluruh NTB, yang memberikan akurasi informasi dalam rangka mempermudah koordinasi antar OPD sehingga proses pengambilan keputusan baik yang dilakukan oleh kepala daerah atau Pimpinan OPD menjadi lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkap Ali, usai penyerahan aplikasi Simpul di Mataram, Kamis 19 Nopember 2020.

Selain itu, aplikasi SIMPUL merupakan aplikasi platform portal data yang dikembangkan sebagai bagian dari tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi digital. Apalagi selama masa pandemi covid-19 menuntut adanya digitalisasi sistem penyediaan data khususnya UMKM/IKM menjadi satu kebutuhan yang mendesak.

“Proses pengembangan Aplikasi SIMPUL merupakan hasil kerja sama yang dilakukan Dinas Perdagangan Provinsi NTB dengan Universitas Hamzanadi melalui PSESTI yang meliputi proses identifikasi dan analisis kebutuhan, proses pengembangan, sosialisasi dan pelatihan serta proses input data,” ulasnya.

Mengingat proses pengembangan baru sampai pada pengembangan aplikasi, maka untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan dan proses input serta validasi data UMKM/IKM akan dilakukan pada tahun berikutnya yang dilakukan melalui kerjasama secara kelembagaan antara pemerintah provinsi melalui Dinas Perdagangan dan Universitas Hamzanwadi.

“Kegiatan itu akan melibatkan baik dosen dan mahasiswa yang bisa dijadikan sebagai salah satu skema pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), KKN Tematik atau bentuk kegiatan lain yang memungkinkan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak,” jelas doktor jebolan Universitas Negeri Malang itu.

Kelebihan lain Aplikasi SIMPUL, bisa digunakan sebagai instrumen dalam penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi yang bisa dilaksanakan secara kemitraan dengan pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten dan pemerintah desa terutama berkaitan dengan proses pendataan dan pendampingan UMKM/IKM, dan BUMDES dengan sistem pilot pada beberapa desa dan dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, H. Fathurrahman mengatakan, sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan pelaku UMKM dan IKM Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perdagangan bekerjasama dengan PSESTI Universitas Hamzanwadi untuk pengembangan SIMPUL.

“Salah satu program prioritas pemerintah provinsi sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2019-2023 adalah program bela dan beli produk lokal, maka sebagai salah satu langkah kita untuk merealisasikan kebijakan tersebut, terus berupaya melakukan inovasi dan pengembangan perangkat yang dibutuhkan. Khususnya dalam penyediaan data secara cepat dan tepat yang bisa diakses secara online.”